Tag Archives: RPP KURIKULUM 2013

Tujuan dan fungsi RPP Kurikulum 2013

Tujuan dan fungsi rpp dikurikulum 2013Tujuan dan fungsi rpp dikurikulum 2013

Rpp ini merupakan salah satu bentuk dari perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan proses pembelajaran agar berjalan dengan lancar. Tujuannya dibuat rpp ini untuk membantu memudahkan guru dalam mempersiapkan dalam menyampaikan aspek-aspek pembelajaran yang akan dilaksanakan. Guru juga diwajibkan merancang dan membuat rpp terlebih dahulu sebelum terjadinya pembelajaran atau penyampaian materi kepada siswanya. Adanya rpp ini berfungsi untuk mendorong guru untuk lebih mematangkan rencana pembelajaran sebelum pembelajaran itu dimulai. Baik persiapan secara tertulis berupa materi yang harus disiapkan, maupun kesiapan mental seorang guru untuk menghadapi karakter siswa di dalam kelas. Karena kesiapan mental seorang guru sangat mempengaruhi keefektifan pembelajaran yang terjadi di dalam kelas.

Fungsi rpp selanjutnya dari pelaksanaannya. Rpp juga bertujuan untuk mengefektifkan prose pembelajaran yang disesuaikan dengan apa yang sudah direncakan oleh setiap guru. Materi yang disampaikan oleh guru harus disesuaikan dengan menyajikan bahan baku untuk belajar harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan disekolahnya. Fungsi rpp yang terakhir adalah mengevaluasi keberhasilan pembelajaran yang sudah dilakukan. Sebetulnya dalam pengajaran seorang guru tidak harus berpaku pada rancangan pembelajaran, karena proses pembelajaran yang dilakukan setiap hari sangat dinamis yang tergantung dan disesuaikan dengan kemampuan berpikir siswanya. Selain itu, guru juga harus pintar untuk mengatur kondisi pembelajaran, agar pembelajaran itu dilakukan dengan menyenangkan.

Perbedaan Rpp kurikulum 2013 lama dan baru

Perbedaan Rpp kurikulum 2013 lama dan baruPerubahan terhadap kurikulum 2013 ini sangat mempengaruhi semua proses belajar mengajar, termasuk mengubah rpp yang sudah dibuat oleh semua guru. Perubahan ini sempat mengalami pro dan kontra dari pengajarnya itu sendiri, mereka menganggap bahwa dengan berubahnya kurikulum ini sebagai ajang uji cobanya kurikulum ini kepada siswa dan gurunya. Kurikulum 2013 yang lama ini berbeda dengan kurikulum yang baru direvisi oleh kemendikbud. terdapat indikator yang memang dihilangkan dari yang sebelumnya diguanakan untuk pembelajaran. Adapun untuk perbedaan rpp kurikulum lama dan baru yaitu ketika di rpp lama tidak merumuskan kompetensi spiritual dan sosial, akan tetapi di rpp baru ini tetap merumuskan kompetensi spiritual dan sosial dalam pembelajaran. Selain itu, di rpp lama tetap mencantumkan tujuan pembelajaran, akan tetapi, di rpp baru tidak mencantumkan tujuan pembelajarannya.

ketika rencana pembelajaran yang lama itu dibuat, tetap mencantumkan metode-metode yang mendukung proses terjadinya pembelajaran dikelas. Akan tetapi, untuk rpp yang sudah direvisi dengan kurikulum 2013, metode pembelajaran dihilangkan dan tidak dicantumkan pada rpp yang baru, karena metode pembelajaran di rpp baru ini bersifat alamiah atau sientifik. Selain itu dalam penulisan penilaian suatu pembelajaran, penilaian lama pada rpp hanya diletakkan di akhir rpp yang dirancang oleh guru, berbeda dengan rpp baru untuk penilaian pembelajaran dituliskan setelah kegiatan pembelajaran itu berakhir.

Rpp Kurikulum 2013 untuk Pembelajaran juga direvisi

Rpp Kurikulum 2013 untuk Pembelajaran juga direvisiRpp Kurikulum 2013 untuk Pembelajaran juga direvisi

Sebelum pembelajaran itu terbentruk, dibutuhkanya adanya rencana pembelajaran yang biasa diebut dengan Rpp. Rpp sendiri merupakan salah satu rencana yang menggambarkan renca dan prosedur pembelajaran agar tercapai dengan baik yang melibatkan kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan tetap dilengkapi dalam silabus. Rpp yang digunakan sekarang ini rpp yang berbasis kurikulum 2013 dimana rpp ini menyantumkan pembelajaran berupa tematik dan disusun atas pemetaan KI dan KD yang terbaru dan sudah direvisi baik dari tema maupun sub temanya. Di dalam rpp ini tetap mencantumkan nilai perilaku yang harus siswa laksanakan, misalnya siswa harus berperilaku jujur, bertanggungjawab dan lain lain. Hal tersebut dibuat, agar siswa memliki sikap peduli dengan kondisi sekitarnya.

Pada kegiatan yang sudah dicantumkan pada rpp, dapat memudahkan siswa untuk memulai pembelajarannya ketika di kelas. Rpp yang sudah direvisi ini lebih menekankan pada letak tematiknya. Dengan menggunakan rencangan ini, siswa bisa aktif ketika proses pembelajaran berlangsung , karena di kurikulum yang baru ini  peran siswa sangat banyak dari pada gurunya. Siswa harus bisa memahami aturan pembelajaran yang sudah ditetapkan pada buku pelajarannya, dan bisa mempresentasikan dari hasil yang didapatnya. Selain itu, siswa juga dituntut untuk selalu membaca buku, supaya lebih banyak pengetahuan dan kosakata baru yang mereka dapatkan setelah membaca.

RPP KURIKULUM 2013 IPA BIOLOGI KELAS VII Perpindahan Kalor : Konduksi dan Konveksi

RPP KURIKULUM 2013 IPA BIOLOGI KELAS VII Perpindahan Kalor : Konduksi dan Konveksi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan     :    SMP Negeri 1 Paranggupito
Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Kelas/Semester    :    VII / 1
Topik    :     Perpindahan Kalor
Sub Topik    :    Konduksi dan Konveksi
Alokasi Waktu    :    3 x 40 menit

A.    KOMPETENSI DASAR
1.1.    Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi,kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1.    Menunjukan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu;objektif;jujur;teliti;cermat;hati-hati;bertanggung jawab;terbuka;kritis;kreatif;inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktifitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.
3.1.    Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan serta dalam kehidupan sehari-hari.
4.1.    Melakukan eksperimen untuk menyelidiki suhu dan perubahannya serta pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan perubahan wujud benda.
5.1.    Melakukan penyelidikan terhadap cara berisi penambahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi.

B.    INDIKATOR
1.    Peserta didik mampu menyelidiki pengaruh jenis bahan terhadap kemampuan menghantarkan kalor pada peristiwa konduksi.
2.    Peserta didik mampu membedakan konduksi dan konveksi.
3.    Peserta didik mampu menjelaskan contoh konduksi dalam kehidupan sehari-hari.
4.    Peserta didik mampu menjelaskan contoh konveksi dalam kehidupan sehari-hari.

C.    TUJUAN PEMBELAJARAN
1.    Peserta didik dapat menyelidiki pengaruh jenis bahan terhadap kemampuan menghantarkan kalor pada peristiwa konduksi.
2.    Peserta didik membedakan konduksi dan konveksi.
3.    Peserta didik menjelaskan contoh konduksi dalam kehidupan sehari-hari.
4.    Peserta didik menjelaskan contoh konveksi dalam kehidupan sehari-hari.

D.    MATERI PEMBELAJARAN
1.    Penyelidikan IPA
IPA adalah ilmu ynag mempelajari tentang segala sesuatu yang ada di sekitar kita secara sistematis. Para Ilmuwan atau scientist mempelajari apa yang terjadi di sekitar kita dengan melakukan serangkaian penelitian dengan sangat cermat dan hati-hati
2.    Pembelajaran ini dimaksudkan untuk melatih peserta didik dapat menyelidiki perpindahan kalor secara konduksi dan konveksi serta pemahaman tentang berbagai gejala dan penerapan perpindahan kalor di alam dan teknologi. Beberapa hal yang harus dipahami guru:
a.    Secara  umum, 3 jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi) di sekitar peserta didik berlangsung simultan (kecuali radiasi dari matahari). Misalnya, pada oven panas konveksi, juga terjadi perpindahan panas secara konduksi, konveksi, maupun radiasi (justru yang dominan radiasi).
b.     Laju perpindahan kalor secara konduksi bergantung pada jenis bahan (konduktivitas bahan), luas penampang konduktor, dan panjang konduktor.
c.    Gejala konveksi di alam terjadi karena adanya perubahan volume benda karena perubahan suhu. Perubahan volume ini mengakibatkan perubahan massa jenis; benda yang massa jenisnya kecil akan berada di atas benda yang bermassa jenis lebih besar

E.    PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1.    Pendekatan     : Scientific
2.    Metode        : Demonstrasi dan Eksperimen
3.    Model        : Inquiry Learning

F.    MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1.    Media
Charta, Komputer, LCD
2.    Alat dan Bahan
a)    Sesuai untuk kegiatan mengamati ciri-ciri ketua kelompok
b)    Gelas, kertas tisu, air, spidol, penggaris
3.    Sumber Belajar
a)    Buku IPA SMP kelas VII Puskurbuk 2013
b)    LKS Eksperimen

G.    KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan    Langkah-langkah Model Inquiry    Deskripsi Kegiatan    Alokasi Waktu
Pendahuluan    Stimulasi        Guru menyampaikan tujuan dan manfaat melakukan  pengamatan tehadap benda-benda di alam sekitar
10 menit
Kegiatan Inti    Identifikasi Masalah        Membagi peserta didik menjadi 6 kelompok.
    Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan yaitu melakukan eksperimen tentang perpindahan kalor    50 menit
Observasi        Guru menyuruh  peserta didik memahami prosedur kerja eksperimen kelompoknya.
    Guru mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan eksperimen
Pengumpulan Data        Guru membimbing peserta didik dalam mencatat data hasil eksperimen dengan kolom yang telah dibuat oleh siswa
Pengolahan Data        Guru menyuruh peserta didik mengolah dan menganalisis data hasil eksperimen sesuai pada kolom yang telah dibuatnya
Verifikasi         Guru mereview kegiatan presentasi yang telah dikerjakan peserta didik berdasarkan hasil eksperimen.
Penutup            Siswa dan guru mereiew hasil pembelajaran
    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik
    Siswa menjawab soal tentang prinsip perpindahan kalor
    Pemberian tugas mengamati benda disekitar tempat tinggal siswa yang berhubungan dengan perpindahan kalor.    20 menit

H.    PENILAIAN
Metode dan Bentuk Instrumen
PENILAIAN
1.    Metode dan Bentuk Instrumen

Metode    Bentuk Instrumen
•    Sikap    •    Lembar Eksperimen dan Rubrik
•    Tes Unjuk Kerja    •    Tes Penilaian Kinerja
•    Tes Tertulis/Pengetahuan    •    Tes Uraian

2.    Instrumen
a.    Lembar  Eksperimen Perilaku Ilmiah
No    Aspek yang dinilai    3    2    1    Keterangan
1     Rasa ingin tahu (curiosity)
2    Ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan eksperimen
3    Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok
4     Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar

Rubrik Penilaian Perilaku
No
Aspek yang dinilai    Rubrik
1.    Menunjukkan rasa ingin tahu    3:    menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam   dalam kegiatan kelompok
2:     menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1:     tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok  walaupun telah didorong untuk terlibat

2.     Ketelitian dan hati-hati
3     mengamati hasil eksperimen sesuai prosedur, hati-hati dalam melakukan eksperimen
2.    mengamati hasil eksperimen sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan eksperimen
1.    mengamati hasil eksperimen sesuai prosedur,  kurang hati-hati dalam melakukan eksperimen
3     Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok    3:    tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2:     berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1:     tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4    Berkomunikasi    3.    aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2.    aktif dalam tanya jawab,  tidak ikut  mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1.  aktif dalam tanya jawab,  tidak ikut  mengemukaan gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain

b.    Lembar Eksperimen Ketrampilan Praktikum
No    Ketrampilan yang dinilai    Skor    Rubrik
1.    Cara memanaskan benda uji    3    –    Menyalakan pembakar spirtus
–    Cara memanaskan benda uji
–    Menghitung laju konduksi
–    Menentukan konduktivitas benda uji
–    Mematikan pembakar spirtus dengan benar
2    –    Ada 3 aspek yang benar
1    –    Ada 2 aspek yang benar

Instrumen Soal Pengetahuan
1.    Apa yang dimaksud dengan perpindahan panas secara konduksi?
2.    Sebutkan 3 contoh bahan-bahan yang termasuk konduksi panas?
3.    Sebutkan pemanfaatan yang berhubungan dengan konduksi panas dalam kehidupan sehari-hari?
4.    Apa yang dimaksud dengan perpindahan panas konveksi?
5.    Sebutkan peristiwa yang berhubungan dengan konveksi panas dalam kehidupan sehari-hari?

Kunci Jawaban
1.    Konduksi adalah perpindahan panas yang berpindah secara hantaran benda tanpa disertai oleh perpindahan materi
2.    Besi, alumunium, tembaga
3.    Solder, setrika, panic masak
4.    Konveksi adalah perpindahan panas secara aliran yang disertai dengan perpindahan materi
5.    Udara dalam ruangan, air yang direbus
Rubrik Penilaian Uraian
No    Uraian    Skor
1    Jika dijawab dengan tepat    5
2    Jika semua jawaban dengan benar    15
3    Jika lengkap
Jika kurang lengkap
Jika terlalu sederhana    15
10
5
4    Rancangan lengkap
Rancangan dilengkapi tabel
Hanya rancangan saja    15
10
5
Jumlah    50

Nilai = jumlah skor x 2

Mengetahui :
Kepala SMP Negeri 1 Paranggupito

EKO PRANOWO, M.Eng., M.Pd.
NIP. 19700729 199903 1 003    Wonogiri,       Desember 2013
Guru Mapel IPA

BARDIYANTO, S.Pd.
NIP. 19621018 200801 1 001

Lembar Kegiatan Siswa
EKSPERIMEN
I.    Tujuan  :
Melakukan eksperimen perpindahan kalor secara konduksi dan konveksi
II.    Alat dan Bahan :
1.    Batang besi
2.    Batang kayu
3.    Air
4.    Gelas beker
5.    Pembakar spirtus dan korek api
6.    Tripod dan kassa

III.    Cara Kerja
A.    Eksperimen Perpindahan kalor Konduksi
1.    Nyalakan pembakar spirtus
2.    Ambil batang besi lalu panaskan salah satu ujung batang besi ke pembakar spirtus, catatlah hasil eksperimenmu setelah 2 menit dipanskan.
3.    Lakukan hal yang sama pada batang kayu.
4.    Catat hasil pengamatanmu.
B.    Eksperimen perpindahan kalor secara konveksi
1.    Rangkailah seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar perpindahan kalor secara konveksi
2.    Catat hasil pengamatanmu sebelum dan sesudah dipanaskan selama 15 menit.

IV.    Data Pengamatan
A.    Pengamatan Konduksi
No    Nama Batang Uji    hasil pengamatan
sebelum dipanaskan    setelah dipanaskan 2 menit    setelah dipanaskan 7 menit

Pertanyaan :
1.    Apakah ujung besi yang dipanaskan ujung yang lain ikut panas? Jelaskan!
2.    Apakah ujung kayu yang dipanaskan ujung yang lain ikut panas? Jelaskan!

B.    Pengamatan Konveksi
No    Nama Bahan Uji    hasil pengamatan
Keadaan air sebelum dipanaskan    Keadaan air setelah dipanaskan 8 menit    Keadaan air setelah dipanaskan 15 menit
1     Air

Pertanyaan :
1.    Adakah gerakan air selama dipanaskan dan arahnya kemana?
2.    Bagaimana suhu air dipermukaan?

RPP KURIKULUM 2013 IPA BIOLOGI KELAS VII Unsur, Senyawa, dan Campuran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
PERTEMUAN 4

Satuan Pendidikan    :   SMP Negeri 1 Giritontro
Mata Pelajaran    :   IPA
Kelas / Semester    :   VII / 1
Topik            :   Klasifikasi Benda
Sub Topik        :   Unsur, Senyawa dan Campuran
Alokasi Waktu    :   3 x 40 menit

Kompetensi Inti ( KI )
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi,dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yangsama dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR
Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
Mengidentifikasi ciri hidup dan tak hidup dari  benda-benda dan makhluk hidup yang ada di lingkungan sekitar.
Indikator :
Menjelaskan pengertian unsur
Menjelaskan pengertian senyawa
Menjelaskan pengertian campuran
Menyajikan hasil analisis data observasi terhadap benda (makhluk) hidup dan tak hidup
Indikator :
Melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk unsur, senyawa dan campuran
Menyimpulkan perbedaan unsur, senyawa dan campuran
Menyimpulkan perbedaan campuran homogen dan heterogen

TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menjelaskan pengertian unsur dengan benar
Siswa menjelaskan pengertian senyawa dengan benar
Siswa dapat menjelaskan pengertian campuran dengan benar
Siswa melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk unsur, senyawa dan campuran dengan teliti
Siswa dapat menyimpulkan perbedaan unsur, senyawa dan campuran dengan tepat
Siswa dapat menyimpulkan perbedaan campuran homogen dan heterogen dengan benar.

MATERI
Ilmuwan menggolongkan materi berdsarkan susunan dan sifatnya.
Berdasarkan susunannya, materi yang ada di alam dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu:
zat tunggal :
Zat tunggal dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
Unsur
senyawa
campuran.
Unsur : zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap mempertahankan karakteristik asli dari unsur tersebut.
( Unsur : zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan cara kimia biasa )
Contoh unsur yang ada dialam :  besi, oksigen, seng, hydrogen, tembag, nikel.dll.
Senyawa : zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi dua jenis atau lebih dari zat yang lebih sederhana dengan cara kimia.
Misalnya air yang memiliki rumus kimia H2O dapat diuraikan menjadi unsur Hidrogen dan Oksigen.
Campuran : suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih dan masih mempunyai sifat asalnya.
Contoh campuran :  larutan gula, air sungai, udara, batuan, garam beryodium, dll..
Campuran dibedakan menjadi dua yaitu :
Campuran homogen
Adalah campuran yang tidak dapat dibedakan antara zat-zat yang bercampur
Contoh : campuran air dan gula, campuran air dan sirop
Campuran heterogen
Adalah campuran yang masih dapat dibedakan antara zat-zat yang tercampur didalamnya
Contoh : campuran antara air dan pasir, campuran antara air dan kapur

MEDIA, ALAT dan BAHAN, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
Media
Larutan gula, larutan sirop, campuran air dan pasir, campuran air dan kapur

Alat    : Gelas plastik, sendok/pengaduk, isolatif kertas
Bahan    : Air, gula, pasir, sirop dan kapur
Sumber Pembelajaran
Anonim. 2013. Buku Guru IPA SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta
Anonim. 2013. Buku Siswa IPA SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta

PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1.  Pendekatan     :  Scientific
2.  Model      :  Discovery Learning Observasi dan Diskusi
3.  Metode    :  Observasi , Eksperimen dan Diskusi
KEGIATAN  PEMBELAJARAN

Kegiatan    Langkah-Langkah Model Discovery    Deskripsi Kegiatan    Alokasi
Pendahu
Luan    Menciptakan Situasi (Stimulasi)    1.1.  Pemusatan perhatian :
Orientasi
Guru membuka salam
Guru memperlihatkan air dan sirop bila dicampurkan
Motivasi
Guru mengajukan pertanyaan :
Pernahkah kalian mencampur air dengan sirop? Apakah kedua zat tersebut dapat dibedakan sifat penyusunannya?
Pernahkah kalian mencampur air dengan kapur? Apakah kedua zat tersebut dapat dibedakan sifat penyusunannya?
Apersepsi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran    10 menit
Kegiatan Inti    2. Pembahasan
Tugas  dan
Identifikasi
Masalah
3. Observasi

4. Pengumpulan
data

5.Pengolahan  data dan analisis

6. Verifikasi

2.1.Menyampaikan  informasi  tentang
Unsur,senyawa dan campuran .
2.2.Membagi  lembar kerja yang berisi tabel pengamatan.
3.1.Membagi siswa menjadi 8     kelompok
3.2.Peserta didik mengamati benda-benda/bahan-bahan yang sudah tersedia  secara kelompok.
4.1. Peserta didik mengidentifikasi benda-benda yang tersedia termasuk jenis unsur,senyawa atau campuran.
4.2. Peserta didik melakukan percobaan untuk membedakan antara campuran homogen dan campuran heterogen
5.1.  Diskusi  kelompok  untuk mengolah dan menganalisis data hasil observasi sehingga dapat mengklasifikasi benda-benda ke dalam kelompok unsur,senyawa, atau campuran.
5.2.  Diskusi  kelompok  untuk mengolah dan menganalisis data hasil observasi sehingga dapat membedakan antara campuran homogen dan heterogen
6.1. Presentasi hasil observasi dan percobaan
6.2.Membuat  kesimpulan    tentang pemanfatan unsur,senyawa atau campuran dalam kehidupan sehari-hari      90 menit
Penutup    7.Generalisasi    7.1. Siswa dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran
7.2.    Guru  memberikan  penghargaan  (misalnya  pujian  atau bentuk  penghargaan  lain  yang  relevan)  kepada kelompok yang berkinerja baik
7.3.   Siswa  menjawab  soal  tentang  unsur, senyawa dan campuran
7.4.    Pemberian tugas untuk mempelajari materi selanjutnya    20 menit

PENILAIAN

No    Penilaian    Bentuk instrument
1    Sikap    Lembar pengamatan sikap
2    Pengetahuan    Tes Tulis dan Portofolio
3    Ketrampilan    Lembar Observasi Penilaian

Mengetahui
Kepala SMP Negeri 1 Giritontro

Supriyadi ES, S.Pd.
NIP 19560613 197711 1 002

Giritontro,     Desember 2013

Guru IPA

Assani Nugroho, S.Pd.,M.Pd.
NIP 19760623 200501 1 014

Lampiran 1
LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran    : IPA TERPADU
Tema            : Campuran
Kelas/Semester    : VII/I
Kelompok        : ……………
Anggota Kelompok    : 1. ……………………
2. ……………………
3. ……………………
4. ……………………
5. ……………………

Tujuan Praktikum
Membedakan antara campuran homogen dan heterogen

Alat dan Bahan
Alat
Gelas plastik
Pengaduk/sendok
Isolatif kertas
Gunting
Bahan
Air
Gula
Pasir
Kapur
Sirop

Langkah Kerja
Siapkan 4 gelas plastik yang berisi air!
Masukkan satu sendok gula ke dalam segelas air. Aduk hingga merata dan larut. Beri label Gelas A!
Masukkan satu sendok pasir ke dalam segelas air. Aduk secara optimal. Beri label Gelas B!
Masukkan satu sendok kapur ke dalam segelas air. Aduk secara optimal. Beri label Gelas C!
Masukkan satu sendok sirop ke dalam segelas air. Aduk hingga merata dan larut. Beri label Gelas D!
Lakukan pengamatan pada Gelas A! Apakah kalian dapat membedakan air dan gula dalam larutan gula tersebut? Jelaskan hasil pengamatan kalian pada tabel pengamatan!
Amati gelas B. Apakah kalian dapat membedakan air dan pasir pada campuran air dan pasir tersebut? Jelaskan hasil pengamatan kalian pada tabel pengamatan!
Lakukan pengamatan pada Gelas C! Apakah kalian dapat membedakan air dan kapur pada campuran air dan kapur tersebut? Jelaskan hasil pengamatan kalian pada tabel pengamatan!
Amati gelas D. Apakah kalian dapat membedakan air dan sirop dalam larutan sirop tersebut? Jelaskan hasil pengamatan kalian pada tabel pengamatan!
Lakukan diskusi dengan teman-teman kelompokmu!

Tabel Hasil Pengamatan

No    Label Gelas    Campuran    Jenis Campuran    Keterangan
Homogen    Heterogen
1
2
3
4

Kesimpulan
Dari hasil percobaan dan diskusi yang kalian lakukan, apa yang dapat kalian simpulkan!
Jawab : …………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………

Giritontro, …………………… 2013
Mengetahui,                         Praktikan
Guru Mata Pelajaran

Assani Nugroho,S.Pd.,M.Pd.                ……………………………..

Lampiran 2
Instrumen Penilaian Sikap

Lembar Penilaian Sikap

No
Nama Siswa    Sikap Yang Dinilai    Jumlah
Skor    Nilai
Rasa Ingin Tahu    Tanggung
Jawab    Kerja Sama
1
2
3
4
5
6

Rubrik Penilaian

No    Aspek  Yang Dinilai    Skor    Rubrik
1    Rasa Ingin Tahu    3    Menunjukkan rasa ingin tahu yag besar, antusias, aktif dalam kegiatan kelompok
2    Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1    Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
2    Tanggung Jawab    3    Memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam kegiatan kelompok dan individu
2    Memiliki tanggung jawab pada kegiatan individu
1    Tidak menunjukkan rasa tanggung jawab di setiap kegiatan
3    Kerja sama    3    Dapat bekerja sama dalam kelompok dengan baik
2    Tidak menunjukkan kerja sama yang baik dalam kegiatan kelompok
1    Tidak dapat  bekerja sama dalam kegiatan kelompok

Nilai :

Lampiran 3. Instrumen Penilaian Pengetahuan
Soal Penilaian Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!
Jelaskan apa yang dimaksud dengan campuran!
Jelaskan perbedaan antara campuran homogen dan heterogen!
Sebutkan contoh yang termasuk campuran homogen dan heterogen?

Kunci Jawaban
Campuran adalah suatu materi yang terdiri dari dua atau lebih zat dan masih mempunyai sifat zat asalnya.
Campuran homogen adalah campuran yang tidak dapat dibedakan antara zat-zat yang tercampur didalamnya
Campuran heterogen adalah campuran yang masih dapat dibedakan antara zat-zat yang tercampur didalamnya
Contoh campuran homogen : Air dengan dengan gula, air dicampur dengan sirop
Contoh campuran heterogen : Air dengan pasir, air dengan kapur

Rubrik Penilaian

No Soal    Skor    Rubrik
1    2    Jawaban benar sesuai kunci
1    Jawaban salah
2    2    Jawaban benar sesuai kunci
1    Jawaban salah
3    2    Jawaban benar sesuai kunci
1    Jawaban salah

Nilai :

Lampiran 4
Instrumen Penilaian Ketrampilan

Penilaian Ketrampilan

No
Nama Siswa    Aspek Yang Dinilai    Jumlah
Skor    Nilai
Pelaksanaan Percobaan    Melakukan Analisa Data    Menarik Kesimpulan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Rubrik Penilaian

No    Aspek  Yang Dinilai    Skor    Rubrik
1    Pelaksanaan Percobaan    2    Melaksanakan percobaan sesuai prosedur
1    Melaksanakan percobaan tidak semua prosedur
2    Melakukan Analisa data    2    Melakukan analisa data dengan benar
1    Melakukan analisa data kurang benar
3    Menarik Kesimpulan    2    Menarik kesimpulan dengan tepat
1    Menarik kesimpulan kurang tepat

Nilai :

RPP KURIKULUM 2013 IPA BIOLOGI KELAS VII Energi dalam Sistem Kehidupan

RPP KURIKULUM 2013 IPA BIOLOGI KELAS VII Energi dalam Sistem Kehidupan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah              : SMP Negeri 2 Paranggupito
Tema / Mata Pelajaran      : Energi Potensial/IPA
Kelas/ Semester          : VII/I
Waktu            : 1x pertemuan
Hari                  : ………………………

Kompetensi Inti

KI-1    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi,dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar  dan Indikator

KD 1.1    Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
KD 2.1    Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti;
cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif
dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.

KD 3.6    Mengenal konsep energi dan berbagai sumber energi.
Indikator :    Menjelaskan konsep energi potensial
Menentukan besarnya energi potensial
KD 4.8    Melakukan percobaan sederhana untuk menyelidiki energi potensial.
Indikator :    Melakukan percobaan sederhana untuk menyelidiki konsep energi potensial.

III. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menjelaskan konsep energi potensial dengan benar
Peserta didik menentukan besarnya energi potensial dengan tepat
Peserta didik melakukan percobaan sederhana untuk menyelidiki konsep energi potensial dengan benar.

Materi  Pembelajaran
Pengertian energi
Konsep energi potensial
Macam-macam energi potensial
Energi potensial gravitasi

Media, Alat dan Sumber Pembelajaran
Media    :
Laptop
LCD Proyektor
Alat/Bahan    :
Kelereng besar
Kelereng kecil
Plastisin
Meteran
Sumber Belajar    :
Anonim, 2013. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Anonim, 2013. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Saeful Karim, 2008. Belajar IPA Kelas VIII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Metode Pembelajaran
Pendekatan         : Scientifik
Model               : Discovery learning
Metode                : Eksperimen dan diskusi
Langkah-Langkah Pembelajaran

Fase    Kegiatan Pembelajaran    Waktu
Pendahuluan    Orientasi
Guru menampilkan gambar anak bersepeda pada peserta didik.
Memotivasi
Guru mengajukan pertanyaan “Pernahkah kalian dengan naik sepeda?”
Apersepsi
Guru mengarahkan kerangka berpikir peserta didik dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang menyebabkan kita dapat mengayuh sepeda?”
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.    5 menit
Kegiatan Inti

Mengamati

Menanya

Menalar

Mencoba/eksperimen

Membentuk Jaringan/ mengkomonikasikan    Guru membagi peserta didik ke dalam 2 kelompok serta membagikan LKS mapupun alat dan bahan yang akan digunakan.
Peserta didik mengamati gambar buah mangga yang menggantung pada tangkainya
Siswa mengajukan pertanyaan, “Apakah buah mangga yang menggantung pada tangkainya memiliki energi ?”
Peserta didik mengemukakan jawaban mengenai energi pada buah mangga tersebut
Peserta didik melakukan percobaan tentang energi potensial
Peserta didik mempresentasikan hasil percobaan/pengamatan dan mendiskusikannya
25 menit
Penutup    Simpulan
Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan dari hasil percobaan energi potensial.
Refleksi
Guru memberikan penghargaan kepada kelompok atau siswa yang aktif dalam kegiatan pembelajaran
Evaluasi/Penugasan
Guru memberikan evaluasi pada peserta didik serta diakhiri mengumpulkan portofolio hasil eksperimen
Usaha Tindak lanjut
Berupa refleksi dari hasil pembelajaran dan presentasi pada materi energi potensial, kemudian dapat dilanjutkan pada materi berikutnya.    10 menit

Penilaian

No    Jenis Penilaian    Instrumen
1
2
3    Penilaian Sikap
Penilaian Pengetahuan
Penilaian Ketrampilan    Lembar pengamatan sikap
Lembar soal dan portofolio siswa
Lembar pengamatan ketrampilan

Mengetahui                        Paranggupito, …………………….
Kepala Sekolah                    Guru Mata Pelajaran

SUMANTO, S.Pd., M.M.                 AGUS DWIANTO
NIP. 19641226 198703 1 003                NIP. 19810808 200501 1 008

RPP KURIKULUM 2013 IPA BIOLOGI KELAS VII Sistem Organisasi Kehidupan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Mata Pelajaran     : IPA BIOLOGI
Kelas / Semester    : VII /
Waktu            :   x 45 menit
Satuan Pendidikan     : SMP NEGERI 3KARANGTENGAH

A.   TUJUAN PEMBELAJARAN
1.  Melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengembangkan  keterampilan   perilaku  rasa  ingin  tahu,  teliti,  jujur,  tekun,  tanggungjawab,  mengagumi keteraturan dan kompleksitas makhluk hidup dan benda tak hidup sebagai ciptaan Tuhan dan  saling menghargai pendapat melalui kegiatan pengamatan, diskusi kelompok.
2.  Melalui observasi lingkungan sekitar dan penemuan, siswa dapat menjelaskan berbagai macam organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia.
3.  Berdasarkan hasil observasi dan penemuan, siswa dapat mengkomunikasikan berbagai macam organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia beserta fungsinya masing-masing.

B.   KOMPETENSI DASAR
1.1  Mengagumi keteraturan dan kompleksitas  ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam  pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1  Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi
2.2  Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
3.4Mendeskripsikan keragaman pada system organisasi kehidupan mulai dari tingkat sel sampai organism, serta komposisi bahan kimia utama penysusn sel.
4.5  Membuat dan menyajikan poster tentang sel dan bagian-bagiannya.
4.6Melakukan pengamatan dengan bantuan alat untuk menyelidiki struktur tumbuhan dan hewan.

C.   INDIKATOR
1.   Mengagumi keteraturan dan kompleksitas organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia beserta fungsinya, sebagai ciptaan Tuhan.
2.  Menunjukkan sikap teliti, cermat, tekun , kritis dan bertanggung jawab ketika melakukan pengamatan   dan penemuan organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia sebagai wujud  implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi.
3.  Mengidentifikasi  organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia.
4.  Menyajikan dan mengkomunikasikan hasil observasi dan penemuan tentang organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia.

D.   MATERI
1.   Tuhan telah menciptakan berbagai jenis makhluk hidup dengan sangat teratur. Tuhan juga menciptakan alam semesta ini dengan sempurna, Makhluk hidup merupakan organisme yang kompleks.
2.    Organisme hidup (tumbuhan, hewan, dan manusia) tersusun atas satuan terkecil kehidupan yaitu sel. Sel pada organisme membentuk jaringan hidup, yang kemudian jaringan-jaringan dengan fungsi yang sama membentuk organ yang menjalankan fungsi tertentu.
3.    Organ merupakan sekumpulan jaringan yang memiliki fungsi dan struktur sama. Setiap organ menjalankan fungsinya dan didukung oleh organ lainnya sehingga membentuk system organ. Organ pada hewan beragam kelengkapannya, semakin tinggi tingkatan suatu hewan maka organ-organnya semakin lengkap. Misalnya antara ikan dengan sapi, tentunya organ pada sapi lebih banyak dan kompleks dibandingkan organ pada ikan. Organ pada manusia lebih lengkap dibandingkan hewan.
4.    Organ yang dimiliki hewan tingkat tinggi dan manusia antara lain mata, paru-paru, jantung, hati, lambung, ginjal, telinga, dan kulit. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mata berfungsi untuk melihat. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jarigan saraf. Paru-paru berfungsi sebagai alat pernapasan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf. Jantung berfungsi memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot jantung, jaringan pengikat, dan jaringan saraf. Hati berfungsi sebagai tempat menawarkan racun yang terbentuk dalam tubuh. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot, jaringan pengikat, dan jaringan saraf. Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan epitel, jaringan otot polos, dan jaringan pengikat. Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh. Organ ini terbentuk antara lain oleh jaringan otot, jaringan epitel, dan jaringan saraf. Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh dan pengaturan suhu. Organ ini terbentuk antara lain oleh jaringan otot, jaringan epitel, dan jaringan saraf.
5.    Organ-organ pokok yang terdapat pada tumbuhan adalah akar, batang, dan daun. Bunga dan buah bukan merupakan organ pokok pada tumbuhan, keduanya merupakan cabang yang berubah bentuk dan tumbuh terbatas. Daun tersusun oleh jaringan epidermis, jaringan tiang, jaringan bunga karang, dan jaringan pengangkut. Fungsi daun adalah sebagai tempat fotosintesis yang menghasilkan makanan untuk kehidupan tumbuhan itu sendiri, dan berfungsi sebagai organ pernapasan. Akar tersusun oleh jaringan epidermis, jaringan parenkim, dan jaringan pengangkut. Jaringan-jaringan tersebut bekerja sama sehingga akar dapat berfungsi sebagai organ penyerap air dan zat hara (mineral), sebagai penegak batang dan organ pernapasan. Batang tersusun oleh jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan korteks, jaringan silinder pusat, dan jaringan pengangkut. Fungsi batang adalah sebagai alat pengangkutan, dan penopang tubuh tumbuhan. Pada beberapa jenis tumbuhan, batang berperan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan cadangan.
6.   Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh. Organ ini terbentuk antara lain oleh jaringan otot, jaringan epitel, dan jaringan saraf.
7.  Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh dan pengaturan suhu. Organ ini terbentuk antara lain oleh jaringan otot, jaringan epitel, dan jaringan saraf.

E.    PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1.  Pendekatan         :  Scientific
2.  Metode          :  kooperatif dan Diskusi
3.  Model              :  Discovery-inquiry Learning

F.    MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1.  Media
Lingkungan, Charta , Laptop, LCD
2.  Alat dan Bahan
a.    Alat    : gunting, silet penyayat, selotip. Spidol, kertas plano
b.    Bahan    : tumbuhan , Torso Manusia
*) siswa diminta membawa tumbuhan dari rumah
3. Sumber Belajar
a)  Buku  IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b) LKS  Sistem organisasi kehidupan
c) Artikel  system organisasi kehidupan
d) Internet
G.    KEGIATAN  PEMBELAJARAN

Kegiatan    Langkah-Langkah Model Discovery    Deskripsi Kegiatan    Alokasi
Pendahu
luan    Menciptakan Situasi (Stimulasi)    ·               Pemusatan perhatian :
a.    Guru  memperlihatkan fenomena alam melalui Koran atau tayangan video berita orang jual organ untuk sesuap nasi dan video tumbuhan ( sumber : youtube). Berdasar tayangan tersebut peserta didik diminta berpikir kritis terkait organ yang menyusun organisme tumbuhan dan hewan.

b.    Guru  menyampaikan  tujuan  dan  manfaat  mempelajari mempelajari organ pada tumbuhan,hewan, dan manusia.
10 menit
Kegiatan Inti    Pembahasan Tugas  dan  Identifikasi  Masalah

Observasi

Pengumpulan  data

Pengolahan  data dan analisis

Verifikasi

·               Menyampaikan  informasi  tentang  kegiatan    yang  akan dilakukan
·               Membagi  Lembar Kerja dan peserta didik diminta membacanya
·               Guru menjelaskan hal-hal yang ada pada Lembar Kerja

·               Membagi siswa  dalam tatanan kelompok.
·               Peserta didik melakukan kegiatan sesuai dengan panduan Lembar Kerja

·               Mengumpulkan data yang dibutuhkan sesuai dengan panduan di  Lembar Kerja

·               Mencatat, mengolah  dan  menganalisis  data  dari  setiap  pengamatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pada Lembar Kerja.
·               Membuat laporan observasi dan penemuan sesuai dengan panduan pada Lembar Kerja.

·               Presentasi hasil percobaan
·               Diskusi  organ penyusun tumbuhan dan hewan berdasarkan hasil  data hasil observasi dan penemuan
·               Membuat  kesimpulan    tentang   organ pada tumbuhan, hewan, dan manusia beserta fungsinya    60 menit
Penutup    Generalisasi    ·           Siswa dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran
·           Guru  memberikan  penghargaan  (misalnya  pujian  atau bentuk  penghargaan  lain  yang  relevan)  kepada kelompok yang berkinerja baik
·           Siswa  menjawab  kuis  tentang  organ pada tumbuhan dan hewan
·           Pemberian tugas untuk mempelajari pemanfaatan.
·           Ditayangkan video kembali untuk menjawab secara kritis masalah yang tersirat di tayangan tersebut
·           Hasil Kerja kelompok dipajang agar dapat dilihat semua peserta didik    10 menit

H.   PENILAIAN
1.  Teknik dan Bentuk Instrumen

Teknik    Bentuk Instrumen
Pengamatan Sikap    Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Tertulis    Uraian
Tes Unjuk Kerja    Laporan hasil Observasi Siswa

2. Instrumen
a.  Lembar Pengamatan Sikap

No     Aspek yang dinilai     3    2    1    Keterangan
1    mengagumi  organ pada tumbuhan dan hewan  beserta fungsinya sebagai wujud kebesaran Tuhan dalam nemcipta
2    memiliki rasa ingin tahu (curiosity)
3    menunjukkan ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok

Rubrik Penilaian Sikap

No    Aspek yang dinilai    Rubrik
1    Mengagumi  organ pada tumbuhan dan hewan  sebagai wujud kebesaran Tuhan dalam mencipta    1: menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap  organ pada tumbuhan dan hewan beserta fungsinya   dan/atau ungkapan verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan

2: belum secara eksplisit menunjukkan ekspresi kekaguman atau ungkapan syukur, namun menaruh minat terhadap organ pada tumbuhan dan hewan beserta fungsinya .

3: belum menunjukkan ekspresi kekaguman, atau menaruh minat terhadap  organ pada tumbuhan dan hewan beserta fungsinya dan    atau ungkapan verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan
2    Menunjukkan rasa ingin tahu     1: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
3: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
3    Menunjukkan ketekunan dan tanggung jawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok     1: tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
3: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai

b.      Tes Uraian
1.    Apa yang dimaksud dengan organ?
2.    Gambarkan satu contoh tumbuhan, kemudian identifikasikan bagian organ yang sesuai !
3.    Jelaskan fungsi dari organ pada Tumbuhan !
4.    Bagaimanakah jika tumbuhan tidak memiliki salah satu organ pada bagian tubuhnya?
5.    Jelaskan fungsi dari organ pada hewan vertebrata dan manusia !
6.    Bagaimanakah jika hewan atau manusia tidak memiliki satu organ pada bagian tubuhnya?
Kunci jawaban dan pedoman penskoran Tes Soal Uraian

Jawaban soal nomor
1.    Organ adalah bagian yang tersusun atas beberapa jaringan yang sama dan menjalankan fungsi tertentu.

1:bunga
2,4,5:daun
6:buah
7.akar
1.      Dan

3.    Daun: sebagai tempat fotosintesis
Batang:  menegakkan tumbuhan, tempat melekatnya cabang, alat  transprotasi  air dan unsur hara, dan hasil fotosintesis, cadangan makanan
Akar: menegakkan tanaman, alat penyerapan air, cadangan makanan
Buah:  cadangan makanan
Bunga:  alat reproduksi
4.    Jika tumbuhan tidak memiliki salah satu organ utama (daun, batang, atau akar) maka tumbuhan itu tidak bisa hidup. Namun jika tumbuhan tidak memiliki organ tambahan (buah atau bunga) maka tumbuhan tersebut masih bisa hidup.
5.    Mata berfungsi untuk melihat.; Paru-paru berfungsi sebagai alat pernapasan; Jantung berfungsi memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh.; Hati berfungsi sebagai tempat menawarkan racun yang terbentuk dalam tubuh.; Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan; Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh; Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh dan pengaturan suhu. ; ginjal sebagai alat eksresi, Usus berfungsi sebagai alat pencernaan
6.    Jika hewan atau manusia tidak memiliki salah satu organ saja maka masih bisa hidup tetapi tidak normal. Contoh: jika tidak memiliki mata maanusia masih bisa hidup

Kriteria penilaian Tes Soal uraian

Kriteria    Skor
Jawaban benar dan lengkap    5
Jawaban benar tetapi tidak lengkap    3
Jawaban salah    1
Tidak menjawab    0

Guru Mata Pelajaran

B Agung Suprijanto
NIP. 19641220 200003 1 001

RPP KURIKULUM 2013 IPA Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Zat Padat, Cair, dan Gas

RPP KURIKULUM 2013 IPA Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Zat Padat, Cair, dan Gas
Sekolah        :     SMPN 3 Karangtengah
Mata Pelajaran    :     IPA
Kelas/Semester    :     VII / I
Materi Pokok    :     Klasifikasi Benda
Sub Topik    :     Zat Padat, Cair dan Gas
Alokasi Waktu    :     3 x 40 menit (1 kali tatap muka)

Kompetensi Inti

KI-1    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi,dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar
1.1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi,kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1 Menunjukan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;hati-hati;bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktifitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.
3.5. Memahami karakteristik zat, serta perubahan fisika dan kimia pada zat yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari
4.3. Mengumpulkan data dan melakukan klasifikasi terhadap benda-benda, tumbuhan dan hewan yang ada di lingkungan sekitar

Indikator
Peserta didik mampu menyebutkan contoh-contoh zat padat, cair dan gas
Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri zat padat.
Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri zat cair.
Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri zat gas.
Peserta didik dapat menyimpulkan perbedaan zat padat, cair, dan gas.

Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk padat, cair, dan gas.
Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri zat padat.
Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri zat cair.
Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri zat gas.
Peserta didik dapat menyimpulkan perbedaan zat padat, cair, dan gas.

Materi Pembelajaran
Para ilmuwan mengklasifikasikan materi agar lebih mudah dipelajari dan disusun sistematis. Materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan dapat menempati sebuah ruang. Materi berdasarkan wujudnya dapat dikelompokkan menjadi zat padat, cair, dan gas. Contoh zat padat adalah beberapa jenis logam, seperti besi, emas, dan seng. Beberapa jenis larutan merupakan contoh wujud cair. Contoh zat berwujud gas adalah hidrogen, oksigen, dan nitrogen. Asap rokok merupakan salah satu gas yang berbahaya bagi kesehatan, karena itu peserta didik dilarang untuk merokok. Merokok selain berbahaya bagi si perokok, juga berbahaya bagi orang lain yang berada di sekitar perokok, karena asap rokok akan terhisap
oleh orang lain sebagai perokok pasif.
Contoh wujud zat yang sederhana dan mudah dipahami peserta didik adalah air. Ketika dalam bentuk bongkahan es, maka es tersebut dalam wujud padat. Tetapi ketika es tersebut dipanaskan akan berubah kembali menjadi air, maka air tersebut dalam wujud cair. Ketika air dipanaskan pada suhu 100°C akan berubah menjadi uap air, maka uap air dalam wujud gas.

Tabel perbedaan sifat zat padat, cair dan gas

Padat    Cair    Gas
Mempunyai bentuk dan
volume tetap    Mempunyai volume
tertentu, tetapi tidak
mempunyai bentuk yang
tetap, bergantung pada
media yang digunakan.    Tidak mempunyai volume
dan bentuk yang tertentu.
Jarak antarpartikel zat
padat sangat rapat    Jarak antarpartikel zat cair
lebih renggang    Jarak antarpartikel gas
sangat renggang
Partikel-pertikel zat
padat tidak dapat
bergerak bebas    Partikel-pertikel zat cair
dapat bergerak namun
terbatas    Partikel-partikel gas
dapat bergerak sangat
bebas

Pendekatan/Strategi/Metode Pembelajaran
Pendekatan     : Scientific
Metode    : Observasi eksperimen
Model        : Inquiry Learning

Media, Alat dan Sumber Pembelajaran
Media
Charta, Komputer, LCD
Alat dan Bahan
Beberapa zat padat seperti batu, kapur tulis, lilin mainan, dan penghapus
Beberapa zat cair seperti air, minyak wangi, minyak goreng
Literan, botol 1 liter, kaleng 1 liter
Sumber Belajar
Buku IPA SMP kelas VII Puskurbuk 2013
LKS pengamatan

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan    Langkah-langkah Model Inquiry    Deskripsi Kegiatan
Pendahuluan    Stimulasi    Guru menyampaikan tujuan dan manfaat melakukan  pengamatan tehadap benda-benda di alam sekitar

Kegiatan Inti    Identifikasi Masalah    Membagi peserta didik menjadi 4 kelompok.
Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan yaitu melakukan pengamatan untuk mengklasifikasi dan memahami karakteristik macam-macam zat.
Observasi    Guru mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan percobaan
Pengumpulan Data    Guru membimbing peserta didik dalam mencatat data hasil percobaan dengan kolom yang telah tersedia pada LKS
Pengolahan Data    Guru menyuruh peserta didik mengolah dan menganalisis data hasil percobaan sesuai pada LKS
Verifikasi     Guru mereview kegiatan presentasi yang telah dikerjakan peserta didik berdasarkan hasil percobaan.
Penutup        Siswa dan guru mereiew hasil pembelajaran
Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik
Siswa menjawab soal tentang prinsip pengamatan
Pemberian tugas  pengamatan untuk mengklasifikasi dan memahami karakteristik macam-macam zat benda disekitar tempat tinggal siswa

Penilaian
Metode dan Bentuk Instrumen

Metode    Bentuk Instrumen
Sikap    Lembar Pengamatan dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja    Tes Penilaian Kinerja
Tes Tertulis/Pengetahuan    Tes Uraian   HOT

Instrumen
Lembar  Pengamatan Perilaku Ilmiah

No    Aspek yang dinilai    3    2    1    Keterangan
1     Rasa ingin tahu (curiosity)
2    Ketelitian dan kehati-hatiandalam melakukan percobaan
3    Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok
4     Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar

Rubrik Penilaian Perilaku

No    Aspek yang dinilai    Rubrik
1.    Menunjukkan rasa ingin tahu    3:    menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam   dalam kegiatan kelompok
2:     menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1:     tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok  walaupun telah didorong untuk terlibat

2.     Ketelitian dan hati-hati

mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, hati-hati dalam melakukan percobaan
mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
1.    mengamati hasil percobaan sesuai prosedur,  kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
3     Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok    3:    tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2:     berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1:     tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4    Berkomunikasi    aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
aktif dalam tanya jawab,  tidak ikut  mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1.  aktif dalam tanya jawab,  tidak ikut  mengemukaan gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain
Lembar Pengamatan Ketrampilan Praktikum

No    Ketrampilan yang dinilai    Skor    Rubrik
1.    Cara memindahkan batu, kapur, penghapus  lilin dari satu tempat ke tempat yang lain dan cara memperhatikan bentuk dan volume benda-benda tersebut    3    Terampil
2    Kurang terampil
1    Tidak terampil
2.    Cara menekan batu, kapur, lilin, penghapus dan cara memperhatikan bentuk benda-benda itu saat ditekan dan setelah tekanan dilepas    3    Terampil
2    Kurang terampil
1    Tidak terampil
3    Cara mengambil air 1 liter dengan literan, mengamati bentuk dan  volume air, menuangkan air ke dalam botol 1 liter.     3    Terampil
2    Kurang terampil
1    Tidak terampil
4    Cara memompa ban motor dan ban sepeda, mengamati perubahan yang terjadi    3    Terampil
2    Kurang terampil
1    Tidak terampil

Instrumen Soal Pengetahuan:

Zat adalah sesuatu yang memiliki….dan…..
Wujud zat digolongkan menjadi…, yaitu…..,….., dan……
Sifat zat padat yaitu……
Sifat zat cair yaitu…….
Sifat zat gas yaitu…….

Kunci Jawaban :
Massa dan menempati ruang
3 yaitu padat, cair dan gas
Sifat zat padat yaitu:
Molekul-molekul zat padat bergetar ditempat dan sangat sukar bergerak
Kohesinya sangat kuat
Ruang antar molekulnya sangat sempit
Volume tetap
Bentuk tetap
Sifat zat cair yaitu:
Molekulnya bergerak agak bebas sehingga dapat berpindah tempat
Kohesinya masih cukup kuat
Ruang molekulnya agak lebar
Volumenya tetap
Berubah bentuk sesuai dengan tempatnya
Sifat zat gas yaitu:
Molekulnya sangat bebas bergerak
Kohesinya sangat lemah
Ruang antar molekulnya sangat lebar
Volume berubah
Bentuk sesuai tempatnya
Rubrik Penilaian Uraian

No    Uraian    Skor
1    Jika dijawab dengan tepat    5
2    Jika semua jawaban dengan benar    15
3    Jika lengkap
Jika kurang lengkap
Jika terlalu sederhana    15
10
5
4    Rancangan lengkap
Rancangan dilengkapi tabel
Hanya rancangan saja    15
10
5
Jumlah    50

Nilai = jumlah skor x 2

Mengetahui :
Kepala Sekolah

…………………………………………………
NIP.    Wonogiri,  …….
Guru Mapel IPA

…………………………………………………
NIP.

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
Kelompok    :…………………………………………………..
Anggota    : 1………………………………………………..
2………………………………………………..
3………………………………………………..
4………………………………………………..
5………………………………………………..

Tujuan
Menunjukkan sifat zat padat, cair dan gas

Alat dan Bahan
Beberapa zat padat seperti batu, kapur tulis, lilin mainan, dan penghapus
Beberapa zat cair seperti air, minyak wangi, minyak goreng
Literan, botol 1 liter, kaleng 1 liter

Langkah Kerja
Pindah-pindahkan batu, kapur, penghapus dan lilin dari satu tempat ke tempat yang lain. Perhatikan bentuk dan volume benda-benda tersebut. Tuliskan hasil pengamatanmu!
Tekanlah batu, kapur, lilin dan penghapus dengan jarimu. Perhatikan bentuk benda-benda itu saat ditekan dan setelah tekanan jari dilepaskan. Tuliskan hasil pengamatanmu!
Ambil air 1 liter dengan literan. Bagaimana bentuk air dan berapa volumenya? Tuangkan air ke dalam botol 1 liter. Sekarang bagaimana bentuknya dan berapa volumenya? Tuliskan hasil pengamatanmu!
Ulangi dengan minyak atau zat cair lainnya. Tuliskan hasil pengamatanmu!
Perhatikan ban motor yang telah dipompa, kemudian ban sepeda yang telah dipompa!Perubahan apa yang kamu lihat? Tuliskan hasil pengamatanmu!

Hasil Pengamatan
Bentuk dan volume benda-benda padat setelah dipindah dari satu tempat ke tempat yang lain…………………….
Bentuk dan volume benda-benda padat setelah ditekan…………
Bentuk dan volume air setelah dipindah dari satu tempat ke tempat yang lain…………………….
Bentuk dan volume minyak setelah dipindah dari satu tempat ke tempat yang lain…………………….
Bentuk dan volume ban sebelum dipompa………setelah dipompa……………….

Kesimpulan :
Bagaimana bentuk batu, kapur, lilin dan penghapus di suatu tempat dibanding di tempat yang lain?
Bagaimana volume batu, kapur, lilin dan penghapus selama dipindah-pindahkan?
Bagaimana bentuk batu, kapur, lilin dan penghapus saat ditekan dengan jarimu? Bagaimana bentuknya setelah jarimu dilepas?
Bagaimana bentuk air selama dipindah-pindah? Bagaimana volumenya?
Bagaimana dengan minyak atau zat cair lainnya?
Bagaimana bentuk dan volume udara dalam ban motor? Bagaimana bentuk dan volume udara dalam ban sepeda?
Buatlah kesimpulan dalam suatu laporan kegiatan!